Wednesday, September 29

Fay, provider HP kamu apa?

Fay, masyarakat Kabupaten Landak harus pindah Kabupaten dulu kalau mau ganti SIM card. Meskipun mereka sudah bisa pakai Telkomsel, tapi nggak ada satu pun gerai Telkomsel di daerah mereka.

Sediakan Fasilitas gerai GraPARI Telkomsel di Kabupaten Landak

55 orang telah menandatangani petisi Masyarakat Landak. Ayo capai target 100!

Tandatangani petisi dengan satu klik

Ibu kota kabupaten ini terletak di kecamatan Ngabang, memiliki luas wilayah 9.909,10 km² dan jumlah penduduk pada tahun 2021 sebanyak 404.155 jiwa. Kabupaten Landak terbagi menjadi 13 kecamatan dengan 5 kelurahan dan 151 desa.

Memasuki Era Transformasi Digital tahun 2021 Kabupaten Landak Sampai Saat ini belum memliki GraPRARI Telkomsel untuk mengurus keperluan administrasi atau pusat layanan pelanggan yang memfokuskan melayani para pelanggannya, dan saat ini jika ingin ke GraPRARI Telkomsel Terdekat masyarakat Kabupaten Landak harus pergi ke Kabupaten/Kota lain untuk pengurusan Ganti kartu dll, yang dimana jarak yang ditempuh cukup panjang dan memakan waktu juga biaya, semoga dengan hadir nya petisi dukungan agar GraPRARI Telkomsel ada di wilayah Kabupaten Landak dapat di dengar oleh pihak terkait khusus nya TELKOMSEL agar memudahkan masyarakat untuk mengurus keperluan yang hanya bisa dilakukan di GraPRARI Telkomsel.

Tandatangani petisi dengan satu klik

Lihat halaman petisi

Di Change.org, kami percaya pada suara masyarakat. Adakah yang ingin kamu ubah?


Apakah email ini membantu?

1
2
3
4
5

Tidak membantu

Membantu

Thursday, September 23

Saya khawatir, Fay

Fay, saya Bella dari Papua. Bulan depan, kota saya jadi tempat pelaksanaan PON XX. Tapi saya khawatir Fay. 

Kemenparekraf, Sterilkan PON Papua dari Bagian Tubuh Cenderawasih

5.305 orang telah menandatangani petisi Blandina Isabella. Ayo capai target 7.500!

Tandatangani petisi dengan satu klik

Saat PON nanti pasti penjualan souvenir Cenderawasih asli jadi marak. Bakalan makin banyak burung-burung Cenderawasih yang diburu untuk kebutuhan ini. 

Itu sama aja, memusnahkan Cenderawasih dari Tanah Papua, Fay.

Selain itu, soal pemakaian mahkota Cenderawasih saat pelaksanaan PON. Sebetulnya nggak semua orang boleh pakai hiasan Cenderawasih. Cuma tetua adat Papua aja, Fay.

Walaupun udah ada aturan yang melarang dan surat edaran dari Gubernur, tapi masih ada yang kucing-kucingan untuk jual beli cenderamata dari burung Cenderawasih.

Karena itu saya minta bantuan Fay untuk dukung petisi ini agar Menteri Pariwisata Sandiaga Uno  melarang penggunaan hiasan Cenderawasih dan penjualannya sebagai cenderamata dalam pelaksanaan PON XX di Papua.

Supaya kita bisa terus melestarikan Cenderawasih atau burung surga dari Tanah Papua. 

Salam,
Bella

Tandatangani petisi dengan satu klik

Lihat halaman petisi

Di Change.org, kami percaya pada suara masyarakat. Adakah yang ingin kamu ubah?


Apakah email ini membantu?

1
2
3
4
5

Tidak membantu

Membantu

Tuesday, September 21

Ini hak mereka kan, Fay?

Pelaksanaan Ujian Kompetensi PPPK Guru Tahun 2021 terkesan tidak berpihak pada guru honorer. 83 ribu orang mendukung peningkatan afirmasi kepada guru honorer yang terbilang kecil meskipun mereka sudah lama mengabdi. Jasa guru honorer juga penting dibalas kan, Fay?

Tambahkan Afirmasi PPPK Guru Berdasarkan Masa Kerja & NUPTK

88.440 orang telah menandatangani petisi Muhammad Irham. Ayo capai target 150.000!

Tandatangani petisi dengan satu klik

Yang kami hormati:

  1. Presiden Joko Widodo
  2. Mendikbudristek
  3. Dirjen GTK
  4. Menpan RB
  5. Anggota Komisi II dan X DPR RI
  6. Ketua Umum PB PGRI

Pertama-tama kami sampaikan terima kasih telah memulai TUK PPPK yang terkesan jauh berbeda dengan persiapan rekan-rekan yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar CPNS.

Pelaksanaan Ujian Kompetensi PPPK Guru Tahun 2021 terkesan tidak berpihak pada guru honorer. Padahal, Mendikbudristek, Nadiem Makarim seringkali mengungkapkan bahwa Kemendikbud sangat memihak dan menghargai jasa-jasa guru honorer.

Jika Mas Menteri benar-benar berpihak terhadap guru-guru honorer, tentunya Afirmasi Kompetensi Teknis yang telah ditetapkan agar ditinjau dan ditambahkan.

  • Afirmasi kepada guru honorer ex K2 yang mulanya 10% atau 50 poin ditambah menjadi 25% atau 125 poin
  • Afirmasi kepada guru honorer Usia 35+ yang mulanya 15% atau 75poin ditambah menjadi 30% atau 150 poin
  • Afirmasi kepada guru honorer yang sudah mengabdi dan memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) harusnya diberikan poin sebesar minimal 10 - 30% tergantung lama mereka mengabdi.

Hal tersebut penting dilakukan karena pada hari pertama TUK PPPK, banyak sekali guru-guru honorer yang mengeluhkan materi soal yang tiba-tiba berbeda dengan apa yang digaungkan Dirjen GTK selama ini, yaitu Materi sudah disiapkan melalui SIM PKB masing-masing guru honorer. Tau-taunya, setelah dipelajari dengan matang, materi tersebut sama sekali kosong.

Oleh karena itu... mohon ditinjau lebih baik lagi demi keberpihakan Mas Menteri terhadap jasa-jasa para guru honorer.

Tandatangani petisi dengan satu klik

Lihat halaman petisi

Di Change.org, kami percaya pada suara masyarakat. Adakah yang ingin kamu ubah?


Apakah email ini membantu?

1
2
3
4
5

Tidak membantu

Membantu