Friday, April 8

Chitato selerakuuuuu... eh?

Ini rasa yang pernah ada, Fay. Ternyata, salah satu keripik kentang di Indonesia, Chitato, pernah berkolaborasi dengan Indomie untuk mengeluarkan Chitato rasa Indomie.

Lewat petisi di bawah, Taufan Habibi minta Indofood untuk memproduksi kembali Chitato varian Indomie. Kamu tertarik untuk dukung?

Tolong #BalikinChitatoIndomie Untuk Membayar Rasa Rindu Kami!

4.842 orang telah menandatangani petisi Taufan Habibi. Ayo capai target 5.000!

Tandatangani petisi dengan satu klik

Jika ada yang menyimak, beberapa hari lalu di Sosial Media Instagram, ada postingan dari Influencer yang bernama Adrianka Anka melalui Akun Instagramnya @tigabelas yang bercerita mengenai kerinduannya terhadap Chitato Rasa Mi Goreng.

Chitato Rasa Mi Goreng yang merupakan varian dari produk Chitato yang dikeluarkan PT Indofood ICBP Sukses Makmur ini telah berhenti diproduksi dan dipasarkan pada sekitar tahun 2016. Netizen +62 yang melihat postingan dari akun @tigabelas pun ikut menyuarakan kerinduannya dengan Chitato Rasa Mi Goreng melalui kolom komentar. Akhirnya, banyak Netizen +62 yang memiliki keinginan yang sama dengan Anka, hingga akhirnya saya bermaksud untuk menyatukan suara agar Chitato rasa Mi Goreng diproduksi lagi.

Saya selaku pecinta snack kelas berat apalagi Chitato juga menginginkan hal yang sama. Untuk itu, saya harap agar Direktur PT  Indofood ICBP Sukses Makmur, Bapak Axton Salim dapat mempertimbangkannya dan semakin yakin bahwa kita semua ingin Chitato rasa Mi Goreng diproduksi lagi, mari kita suarakan bersama!

Tandatangani petisi ini dan kita buktikan kepada Pak Axton agar Indofood kembali memproduksi Chitato rasa Mi Goreng.

Tandatangani petisi dengan satu klik

Lihat halaman petisi

Di Change.org, kami percaya pada suara masyarakat. Adakah yang ingin kamu ubah?


Apakah email ini membantu?

1
2
3
4
5

Tidak membantu

Membantu

Thursday, April 7

Harga-harga naik, PPN naik, kalau gaji Fay?

Kalau Fay ke toko dan lihat harga-harga pada naik, jangan kaget. Per 1 April kemarin, pemerintah resmi menaikkan PPN jadi 11%. Pas banget di bulan puasa, ya?

Di petisi di bawah, Farissi pun minta kepada Ibu Menkeu untuk batalkan peraturan ini. Katanya, rakyat lagi susah, kok harga-harga malah dinaikkan?

Gimana  menurutmu, Fay? Kalau setuju, langsung tandatangani petisinya dengan klik link di bawah, ya!

Ibu Menkeu, Batalkan Kenaikan PPN, Rakyat Semakin Menderita!

8.720 orang telah menandatangani petisi SUARA PEMUDA INDONESIA - By Farissi. Ayo capai target 10.000!

Tandatangani petisi dengan satu klik

Baru-baru ini, Kementerian Keuangan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) bulan April tahun depan dari 10% jadi 11%, dan di tahun 2025 akan jadi 12%. Katanya, karena kondisi ekonomi kita semakin membaik (CNBC Indonesia).

Angkanya memang terkesan kecil, sih. Tapi dampaknya buat kita sehari-hari, lumayan, loh.

PPN adalah pajak yang ditambahkan kepada banyak barang, terutama yang biasanya kita konsumsi sehari-hari. Setelah dihitung-hitung, harga barang bisa naik 4-5%.

Dengan kondisi perekonomian masyarakat kayak sekarang, apakah ini kebijakan yang baik?

Pemerintah harusnya sadar, jika memang butuh pemasukan tambahan untuk APBN, bukan dengan cara ini.

Misalnya, orang yang kaya pajak penghasilannya dinaikkan. Atau, bisa juga dengan menambah jumlah basis orang kena pajak. Mereka juga kurangi kebocoran yang terjadi akibat oknum yang korupsi serta efisiensi anggaran, dan menambah hukuman untuk maling uang negara.

Oleh karena itu, lewat petisi ini saya ingin minta Ibu Menkeu Sri Mulyani untuk batalkan kenaikan tarif PPN.

Jangan membebani rakyat kecil, apalagi masih ada banyak cara untuk menambah pendapatan dan menggerakan ekonomi yang gak menyulitkan orang-orang yang udah susah.

Saya sebagai rakyat, mengajak rakyat yang lain untuk bersama-sama menolak kenaikan PPN yang akan berlaku mulai tahun 2022 ini.

Semoga Pemerintah sadar dan mulai memperhatikan keadaan ekonomi rakyatnya dengan lebih baik.

Regards,

Farissi Frisky

Tandatangani petisi dengan satu klik

Lihat halaman petisi

Di Change.org, kami percaya pada suara masyarakat. Adakah yang ingin kamu ubah?


Apakah email ini membantu?

1
2
3
4
5

Tidak membantu

Membantu